Sejarah Urologi Surabaya

Program Studi Urologi FK Unair

Program Studi Urologi Surabaya ini merupakan bagian dari ilmu bedah. Di era sebelum 1973 terdapat pelopor urologi seperti Prof Dr. Oetama (ahli bedah) dan Prof Dr. Sadatoen (ahli urologi pertama). Kemudian tahun 1973-1976 Prof DR. Dr. Widjoseno Gardjito, Dr. Taib Bob Said (Surabaya), dan Dr. Rudi Yuwana (Semarang) belajar ke Belanda. Setelah 1976, tiga dokter Surabaya menyusul mendalami urologi ke Belanda, yaitu Dr. Soenarjo Hardjowijoto, Dr. Doddy M. Soebadi (sekarang keduanya Guru Besar), dan Dr. Adi Santoso.

Di era 1980-an perkembangan urologi kian jelas keberadaannya dengan bertambahnya ahli urologi. Maka sejak 1984 diresmikanlah Prodi Urologi di Unair dan UI. Kemudian sejak 2003 dibentuklah tiga pusat pendidikan urologi di Indonesia, yaitu FK UI, FK Unair, dan FK Unpad. Urologi berkembang dan memiliki berbagai cabang super-spesialis: Uro-oncology Pediatric-urology Andrology, Female-urology dan Tmumatology. Unit pelayanan urologi yang dikembangkan saat ini adalah Poliklinik Urologi, Instalasi Invasif Minimal Urogenital (IIU), Urology Skills Lab, Rawat Inap Urologi, Kamar Operasi Urologi, Pelayanan Emergency Urology di IRD, dan Perpustakaan.

Departemen Urologi memiliki kegiatan ilmiah yang rutin dilaksanakan, yaitu morning report, bed side teaching textbook and optec reading. Dan tiga bulan sekali membuat workshop, symposium dan seminar nasional bekerjasama dengan Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) dan Perkina (Perkumpulan Kontinusia Indonesia) Iawa Timur. Sedangkan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan rutin antara lain khitanan missal, VTP (Vasectomi Tanpa Pisau) dan operasi-operasi hipospadia.

logo_unair logo_rsds

Departemen Urologi
Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga

Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo 47 Surabaya – 60131
Telp. +6231 5017404
Fax. +6231 5024971
Email : uro_ua@urologi.or.id